KAPAN PUNYA ANAK????

 

 

KAPAN PUNYA ANAK???? Pertanyaan ini seringkali muncul dan dilontarkan kepada pasangan yang sudah menikah tetapi belum memiliki anak. Atau kapan punya anak lagi??? Bagi pasangan yang sudah memiliki anak tetapi dalam jangka waktu lama belum memiliki anak lagi. Sepertinya pertanyaan itu biasa dan sebagai bahan bercandaan, tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa pertanyaan itu menjadi momok yang sangat menakutkan bagi pasangan yang sedang bergumul akan kehadiran anak dalam keluarga. Laki-laki lebih bisa menanggapi dengan lebih rileks, tetapi berbeda dengan Perempuan. Laki-laki lebih mengedepankan logika sedangkan Perempuan lebih cenderung mengedepankan perasaan. Oleh karena itu, Perempuan lebih sering merasa tersakiti dengan pertanyaan itu, apalagi yang sering mendapatkan pertanyaan itu adalah pihak Perempuan.

Kehadiran anak memang bukan tujuan utama dalam sebuah pernikahan, tetapi dapat menyempurnakan kebahagiaan dalam pernikahan. Pernikahan seringkali dirasakan lebih sempurna dengan hadirnya anak dalam rumah tangga. Sehingga banyak pasangan yang sangat mengharapkan dan berdaya Upaya dengan berbagai cara untuk dapat memiliki anak.

Ibu Sara juga mengalami pergumulan akan hadirnya anak dalam pernikahannya dengan bapak Abraham. Sekian tahun pernikahannya belum juga memiliki anak bahkan Abraham dan Sara telah lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Allah menjanjikan keturunan seperti Bintang di langit dan pasir di laut dan akan menjadi bangsa yang besar tetapi faktanya mereka belum juga memiliki anak. Dalam keputusasaannya menantikan janji Tuhan, Sara mengambil langkah dengan memberikan Hagar kepada Abraham untuk melahirkan anak baginya. Tetapi justru menimbulkan persoalan baru dalam rumah tangganya. Dan pada akhirnya Tuhan menggenapi janjiNya, Sara melahirkan seorang anak laki-laki yaitu Ishak.

Ibu Hana juga mengalami pergumulan yang sama. Ibu hana menjalani pernikahan poligami. Bapak Elkana mempunyai dua isteri yaitu Hana dan Penina. Penina mempunyai anak tetapi Hana tidak. Hal itu menjadikan Penina merendahkan dan menyakiti ibu Hana. Dalam kesedihannya ibu Hana menyampaikan kepada Tuhan dalam doa sehingga imam Eli menyangka dia sedang mabuk. Dan akhirnya Tuhan mengingat dia dan menjawab doanya. Setahun kemudian Ibu Hana mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yaitu Samuel.

Pasangan berikutnya adalah Imam Zakharia dan ibu Elisabet. Mereka hidup benar di hadapan Tuhan, tetapi mereka tidak mempunyai anak karena Elisabet dikatakan mandul dan mereka telah lanjut umurnya. Tetapi ketika Imam Zakharia melakukan pelayanannya, malaikat Tuhan menampakkan diri dan menyampaikan bahwa ia akan memiliki seorang anak laki-laki. Tetapi Imam Zakharia meragukannya sehingga ia menjadi bisu sampai hal itu benar-benar terjadi. Ibu Elisabet mengandung di masa tuanya dan melahirkan seorang anak laki-laki yaitu Yohanes Pembaptis.

Menjalani kehidupan rumah tangga tanpa hadirnya anak bukanlah hal yang mudah. Banyak Pertanyaan dan perkataan yang sepertinya peduli tetapi justru menyakiti. Hal itu dapat menjadikan trauma dan depresi bagi pasangan dan keluarga yang mengalami. “Kami tidak butuh pertanyaan itu, yang kami butuhkan adalah dukungan dan motivasi.” Mungkin ini sedikit mewakili apa yang ada di dalam hati mereka. Dukungan dan motivasi dari pasangan, keluarga dan lingkungan sangat dibutuhkan bagi mereka yang mengalaminya. Tetapi banyak juga pasangan yang kemudian kalah dan memilih untuk berpisah.

Untuk saudaraku yang sedang di posisi ini, jangan menyerah. Kita tidak bisa membuat orang lain berhenti bertanya, tetapi yang bisa kita lakukan adalah bagaimana kita bisa menata hati sehingga kita tidak mudah tersakiti dengan pertanyaan dan perkataan mereka. Terus berharap dan mengandalkan Tuhan, karena Tuhan selalu punya waktu yang terbaik untuk memberkati. Jangan berhenti berusaha, tetapi serahkanlah segala usaha kita kepada Tuhan dan biarkan Tuhan yang bertindak pada waktunya yang tepat. Lukas 1 :37, “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Indah Sri Asih)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berserah dalam Anugerah

JUDOL KOK ENAK YA?..