Postingan

Keluarga Hidup Indah

Gambar
Banyak orang mengira bahwa hidup yang indah adalah hidup yang tanpa masalah—serba kecukupan, selalu tertawa, dan berjalan mulus tanpa hambatan. Namun, jika kita melihat lebih dekat ke dalam sebuah rumah, kita akan menemukan bahwa keindahan sebuah keluarga justru terukir dari untaian perbedaan, perjuangan, dan penerimaan. Keluarga adalah lembaga pertama yang Allah bentuk dan diberkati-Nya. Di dalamnya, kita dipertemukan dengan orang-orang yang memiliki sifat, ego, dan sudut pandang yang berbeda. Seringkali, perbedaan ini memicu gesekan. Namun, di situlah letak keindahannya. Keluarga bukan tempat berkumpulnya orang-orang sempurna, melainkan tempat di mana kita belajar menggenapi firman Tuhan: "Sebab sama seperti tubuh itu satu dan anggotanya banyak, dan semua anggota tubuh itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus." — 1 Korintus 12:12 Untuk mewujudkan keluarga yang hidupnya benar-benar indah sesuai dengan rancangan Allah, ada tiga pilar utama yang ...

Bumi Ini Milik-Mu

Gambar
"Betapa banyaknya perbuatan-Mu, ya Tuhan, segala Kau jadikan dengan hikmat, bumi penuh dengan ciptaan-Mu." (Mazmur 104:24) Jika kita melayangkan pandangan ke sekeliling kita—dari bentang alam pegunungan yang kokoh, hamparan sawah yang menghijau, hingga keteraturan musim yang kita alami sehari-hari—kita sedang menyaksikan sebuah mahakarya. Pemazmur dalam Mazmur 104 tidak sekadar mengagumi keindahan alam secara estetis, melainkan sedang menaikkan pujian teologis yang sangat dalam. Ia menyadari bahwa setiap jengkal dari alam semesta ini memancarkan sidik jari Allah. Ada tiga perenungan penting yang bisa kita petik dari Mazmur 104:24 mengenai hubungan kita dengan bumi ciptaan Tuhan ini: 1. Bumi dan Segala Isinya adalah Ciptaan Tuhan Kalimat "Betapa banyaknya perbuatan-Mu... bumi penuh dengan ciptaan-Mu" menegaskan status kepemilikan. Bumi ini bukan milik manusia; bumi ini milik Tuhan. Manusia sering kali bertindak seolah-olah mereka adalah pemilik mutlak yang ...

APAKAH KITA TANAH YANG BAIK ?

Macam macam warna tanah yang ada di Indonesia begitu beragam. Ada yang warna tanah Abu-abu, Merah, Hitam, Coklat dan lainnya. Tanah adalah sumber kehidupan dan sumber hidup bagi tumbuhan dan pohon. Cerita tentang tanah dan benih dalam Perjanjian Baru salah satunya adala dalam Injil Matius. Kitab Matius menceritakan bagaimana perumpamaan tentang seseorang yang menabur benih. Benih itu jatuh di berbagai macam tanah yang ada. Antar lain tanah yang berbatu, tanah yang ditumbuhi semak duri, tanah yang ditepi jalan dan tanah yang subur. Seringkali kita bertanya apakah saya adalah tanah yang baik itu? tentu jika  kita ditanyakan tentang hal ini, pasti kita akan menjawab, tentu kitalah tanah yang baik itu. tetapi faktanya, ke Empat tanah diatas sebenarnya adalah gambaran hati kita. Hati yang dinamis dan terus berproses ada saaatnya hati kita bagai tanah yang gersang, bagai tanah yang berbatu atau bisa juga bagai tanah yang ada disela-sela duri. Jika diumpamakan hati kita dan hidup kit adal...

Keluarga yang Bertekun dalam Doa

Gambar
                                                                                  (Kisah Para Rasul 2:42) Doa adalah nafas hidup orang Kristen, artinya doa menjadi hal penting di dalam kehidupan orang percaya. Setelah para murid menyaksikan Yesus terangkat ke surga, mereka harus menjalankan misi yang telah disampaikan-Nya. Yerusalem menjadi daerah pertama untuk menantikan janji Tuhan. Disebutkan perjalanan mereka adalah “seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem”, itu menandakan jarak antara bukit Zaitun ke Yerusalem berjarak dua ribu hasta atau sekitar dua ribu langkah. Suatu jarak yang ditentukan oleh tradisi orang Yahudi untuk menghormati hari Sabat. Perjalanan mereka kembali ke Yerusalem pun dipenuhi rasa waspada karena orang Yahudi masih m...

Menabur Kebaikan

Gambar
  “Janganlah kamu lupa untuk berbuat baik, dan memberikan bantuan, sebab kurban-kurban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.” (Ibrani 13:16) Ketika kita menabur kebaikan, kita juga akan menuai kebaikan. Tuhan telah memberkati kita dengan anugerahNya yang berlimpah di dalam hidup kita. Berkat dan anugerah Tuhan itu yang kita rasakan di dalam kehidupan kita sehari-hari baik untuk kita taburkan dan bagikan untuk sesama kita. Kita diciptakan Tuhan untuk dapat berbuat baik bagi sesama. Berbuat baik adalah sebuah kesempatan bagi kita mewujudkan kasih Tuhan. Sama seperti Kristus telah mengasihi dan memberkati kita, maka kita pun juga belajar untuk mengasihi dan menabur kebaikan bagi sesama. Masih relevankah untuk menolong sesama? Di era yang serba cepat dan individualis, kadangkala orang hanya berpikir untuk dirinya sendiri atau kelompoknya saja sehingga mengaburkan pada kebersamaan. Berbuat kebaikan dengan hal-hal yang kecil akan menjadikan sukacita bagi orang lain. Ibu Tere...

Bertobatlah dan Berbuahlah

Gambar
  "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"  (Matius 3:2) Kisah Yohanes Pembaptis dalam Injil Matius 3:1-12 ini merupakan kotbahnya bagi orang-orang yang ada di padang gurun di Tanah Yudea. Yudea adalah suatu daerah dekat laut mati yang menyimpan begitu banyak informasi. Ketika Ia berada di sana dan mengingatkan para pengikut-Nya, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!”. Yohanes Pembaptis menuntut adanya pertobatan yang radikal/mendasar seluruh pribadi kepada Allah. Dalam bahasa Yunani, pertobatan berasal dari kata Metanoia yang berarti berbalik 180 0 . Pertobatan adalah sebuah keputusan pribadi orang percaya dimana dia bersedia untuk menanggalkan dan meninggalkan hidup lama yang penuh dengan dosa menuju kepada hidup baru di dalam Kristus. Menjadikan Kristus sebagai pusat hidup kita. Pertobatan bukan hanya untuk orang yang baru mengenal Tuhan Yesus, melainkan untuk kita semua para pengikut Kristus. Pertobatan harus disertai buah pertobatan yaitu buah yan...

Bertumbuh dalam Iman

Gambar
“Tetapi, Samuel yang masih muda bertambah besar dan semakin disukai oleh Tuhan dan manusia.”  (I Samuel 2:26) Usia anak adalah usia pertumbuhan dari tubuh yang kecil menjadi tubuh yang lebih besar dan semakin kuat. Namun pertumbuhan sejatinya tidak hanya berhubungan secara fisik saja melainkan juga pertumbuhan iman, hikmat dan kasih karunia Tuhan di dalam hidup manusia. Semakin hari semestinya iman kita semakin bertumbuh di dalam Kristus sehingga orang-orang yang ada di sekitar kita bisa merasakan berkat-Nya. Bacaan kita dari 1 Samuel 2:26 menjelaskan bagaimana Samuel yang masih muda bertumbuh tidak hanya secara fisik yang semakin kuat, melainkan juga secara iman dan hikmatnya semakin bertumbuh di dalam Tuhan. Kehidupan Samuel sangat lekat dengan Tuhan sehingga dalam segala hal yang dia lakukan senantiasa disandarkan kepada Tuhan, Sang Empunya Kehidupan. Sekalipun Samuel tumbuh dalam lingkungan yang penuh keburukan misalnya saja anak-anak imam Eli yang hidupnya tidak sesuai den...