Bertobatlah dan Berbuahlah

 


"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Matius 3:2)

Kisah Yohanes Pembaptis dalam Injil Matius 3:1-12 ini merupakan kotbahnya bagi orang-orang yang ada di padang gurun di Tanah Yudea. Yudea adalah suatu daerah dekat laut mati yang menyimpan begitu banyak informasi. Ketika Ia berada di sana dan mengingatkan para pengikut-Nya, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!”. Yohanes Pembaptis menuntut adanya pertobatan yang radikal/mendasar seluruh pribadi kepada Allah.

Dalam bahasa Yunani, pertobatan berasal dari kata Metanoia yang berarti berbalik 1800. Pertobatan adalah sebuah keputusan pribadi orang percaya dimana dia bersedia untuk menanggalkan dan meninggalkan hidup lama yang penuh dengan dosa menuju kepada hidup baru di dalam Kristus. Menjadikan Kristus sebagai pusat hidup kita. Pertobatan bukan hanya untuk orang yang baru mengenal Tuhan Yesus, melainkan untuk kita semua para pengikut Kristus.

Pertobatan harus disertai buah pertobatan yaitu buah yang tampak dari hidup orang percaya yang telah bertemu dengan Kristus. Hidup orang percaya harus bersedia diproses dan berubah, sehingga dapat mencerminkan kasih dan damai sejahtera dari Kristus dalam kehidupan sehari-hari. Yohanes Pembaptis menggunakan gambaran pertobatan yaitu pohon yang tidak menghasilkan buah akan ditebang dan dibuang ke dalam api (ay.10) serta alat penampi dipakai untuk membersihkan gandum dari debu jerami dan debu jerami itu akan dibakar kedalam api (ay.12). Demikian pula hidup mausia yang berdosa. Kita butuh mengubah karakter kita sehingga menyerupai karakter Kristus.    

Dengan pertobatan, maka kita akan membuka jalan bagi pekerjaan Kristus. Yohanes menegaskan bahwa dirinya hanyalah pembuka jalan bagi Tuhan. Sedangkan Yesus akan membaptis dalam  Roh Kudus dan api. Artinya bahwa Roh Kudus mengubahkan hati yang telah mati menjadi hidup kembali. Api akan menyucikan dan mengikis sifat lama, membakar dosa dan membentuk karakter Kristus. Pertobatan akan menuntun kita mengalami pembaharuan hati, pikiran, dan arah hidup yang diperbarui. Kita tidak hanya berbuah tetapi juga dipakai oleh Tuhan dalam pekerjaan-Nya. Maka, bertobatlah, perbaharuilah dirimu menuju karakter Kristus. Berbuahlah melalui pertobatan yang menghasilkan perubahan nyata dalam hidup kita dan biarkan Roh Kudus bekerja untuk membentuk dan menyucikan hidup kita. 
(Gloria Kristianti)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAPAN PUNYA ANAK????

Berserah dalam Anugerah

JUDOL KOK ENAK YA?..