Keluarga Hidup Indah


Banyak orang mengira bahwa hidup yang indah adalah hidup yang tanpa masalah—serba kecukupan, selalu tertawa, dan berjalan mulus tanpa hambatan. Namun, jika kita melihat lebih dekat ke dalam sebuah rumah, kita akan menemukan bahwa keindahan sebuah keluarga justru terukir dari untaian perbedaan, perjuangan, dan penerimaan. Keluarga adalah lembaga pertama yang Allah bentuk dan diberkati-Nya. Di dalamnya, kita dipertemukan dengan orang-orang yang memiliki sifat, ego, dan sudut pandang yang berbeda. Seringkali, perbedaan ini memicu gesekan. Namun, di situlah letak keindahannya. Keluarga bukan tempat berkumpulnya orang-orang sempurna, melainkan tempat di mana kita belajar menggenapi firman Tuhan:

"Sebab sama seperti tubuh itu satu dan anggotanya banyak, dan semua anggota tubuh itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus." — 1 Korintus 12:12

Untuk mewujudkan keluarga yang hidupnya benar-benar indah sesuai dengan rancangan Allah, ada tiga pilar utama yang perlu kita rawat setiap hari:

·       Penerimaan dan Pengampunan yang Tulus Rumah adalah tempat di mana kita belajar mengasihi tanpa syarat. Saat kekurangan anggota keluarga terlihat, di situlah kasih kita diuji dan dimurnikan. "Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian." — Kolose 3:13

·       Komunikasi yang Membangun dan Memulihkan Kata-kata di dalam rumah memiliki kuasa yang besar. Keluarga yang indah adalah keluarga yang menjaga perkataannya agar selalu mendatangkan berkat, bukan luka. "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia." — Efesus 4:29

·       Kasih yang Menjadi Pengikat yang Sempurna Di atas semua usaha kita, kasih Kristus harus menjadi fondasi utama. Kasih itulah yang menyatukan semua perbedaan menjadi sebuah harmoni yang indah. "Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan." — Kolose 3:14

Keindahan sebuah keluarga tidak ditentukan oleh seberapa megah rumahnya atau seberapa mewah fasilitasnya, melainkan oleh kehadiran Tuhan di tengah-tengahnya. Ketika sebuah keluarga hidup dalam kerukunan dan saling melayani, di situlah berkat-berkat Tuhan akan mengalir dengan limpah, seperti yang tertulis dalam Mazmur 133:1 & 3b: "Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! ... Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya." Amin. (Gloria Kristianti)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JUDOL KOK ENAK YA?..

KAPAN PUNYA ANAK????

Berserah dalam Anugerah